Saat itu memang saat yg aku
tunggu, tp juga harus dengan pertahanan hati bagai baja.
melihat kamu dan aku berada
dalam jarak yg sangat dekat tapi tanpa interaksi berarti, hantaman pertama.
Bajaku bergetar menyakitkan.
Melihat kamu dapat tertawa
dan bercanda lepas dengan yg lain, bersentuhan. Sedangkan aku membatu dalam
diam dan pelan-pelan memperhatikan. Hantaman kedua.
Bajaku pun menjalar retakan.
Mencoba bertahan.
Dan di saat aku bagai kasat
mata, di saat aku juga menganggap kamu tidak ada. Dekat tapi jauh. Bahkan ada
jarak saat mencoba berkata, ada kehatian-hatian saat bertanya. Hantaman ketiga. Menyesakkan.
Harus sampai kapan aku
bertahan?
-p-
ASROR??? :D
BalasHapusopo seh mbel -___-
BalasHapus