semua
harus berakhir, entah sekarang ataupun lusa.
Memang
harus berakhir.
Karena
semu dan semua keabstrakkan ini tidak lebih dari lelucon untuk orang lain.
Sakit
rasanya jika harus mengucapkan selamat tinggal pada sesuatu yang belum sempat
dimulai. Menyiapkan hati untuk mematikan rasa dan mencoba tak peduli.
Bagi orang
lain dunia tetap jadi tempat yang sama tiap harinya, tapi bagi ku memutuskan
ada atau tidaknya kamu dalam duniaku membuat semua tak lagi sama.
Apa aku
salah jika aku lelah, aku bukan seseorang yang bertelinga bebal dan bermuka
tebal. Aku punya rasa malu yang terkadang mengalahkan logika dan perasaanku.
Apa artinya
semua ini, jika memang hanya untuk kepuasaan dan lelucon orang lain bukankan
sebaiknya dihentikan? . Tak ada unsur dendam atau emosi hanya saja lelah
rasanya. Menjadi objek pembicaraan semu.
Tidak
apa-apa, mungkin sudah waktunya berdamai dengan hati dan pikiran. Menata semua
dari awal dan memikirkan lagi semuanya. Semua akan indah pada waktunya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar